Jahit Baju

Baju Balas Dendam

Eh, btw, btw…

Ini baju kayaknya cucok buat halloween-an #CostumParty #Cosplay deh!

Coba tebak, aku jadi / mirip siapa?

Kenapa kuberi judul itu?

.

.

.

Karenaaa…

Bertahun-tahun yang lalu, waktu aku belum bisa jahit baju sendiri. Aku pernah order ke penjahit untuk membuatkanku baju model kodok.
Iya, aku suka banget-nget-nget sama model baju kodok. Terlebih belakangan ini, baju kodok IN lagi. Ketebak dong ya, #baper en #mupeng lah gue.
Secara ya, aku kan #skolioser, salah milih model baju dikit aja, dampaknya beneran diperhatiin orang yang agak gimanaaa gitu.
E-eh! Sebenernya sih aku gak apa-apa diperhatiin gitu, cuma yha…

You know laaah!
Namanya juga manusia yaks, yang kadang tabungan cuek bebeknya menipislah.
Yang kadar percaya diri kadang menurunlah.
Mendadak sensi kalau diplototin macam alien-lah.
Endebrew,endebrew,endebrew. *bahasan apa ini?*
Nah, hasil baju yang dijahit si penjahit waktu itu hasilnya buuaaaaaguuuuuuusss banget, tapi not perfect di badanku.

#ApalahArtinya

Kecewa beratlah ya, udah ngumpulin uang jajan buat beli kain, ngumpulin duit buat ongkos jahit. Udah tekor, hasil bajunya malah ‘ngehe’ banget di badan.

Jadi apa bedanya sama baju yang kubuat sekarang ini?
Ya, tambahan kerutan dipinggang. Itu kuncinya. Jadi ada kesan ballon di pinggang yang secara otomatis baju dibuat besar dan longgar.
Tali disepanjang dada dan punggung dimatikan dijahitan pundak, supaya tidak bergeser. Seharusnya sih tali numpuk dibawah renda, tapi ini rendanya tebal, kain kaosnya juga tebal. Kalau disatuin bisa-bisa mesin jahitku yang ngamuk berbulan-bulan. Hiiiy, mengerikan! Kapan kelar bajuku kalau begitu. Saya kan cari aman aja.
Oh ya, ini dress lho, bukan atasan dan bawahan (yang terpisah).

Catatan tambahan:

1. Sebenarnya tidak hanya baju dan #DIY ikat rambut + bandana pita. Sebenarnya, aku mau permak sendal jepit lamaku yang sudah usang. Tapi, ragu bangettt. Bisa jadi kan, aku malah makin kelihatan norak en kekanak-kanakan atau simply macam, dikira mau show dimana.

2. Aku juga sempat berencana buat boneka berukuran sekitar 50 cm-an lah. Pakai baju samaan, rambut panjang, dan berpita. Jadi kayak buat copy-paste-ku gitu, alias mini me. Cuma gak ada lampu hijau dari Ibu. Sempat kepikiran pakai boneka barbie juga, eh gak taunya itu boneka barbie-ku entah dimana. Lupaaa… -_- #heu

And, the last one…

Ini baju ukuran jadi sedikit pressbody. #uhuk

Entah karena berat badan yang bertambah (otomatis di pola baju lupa ngelebihin) atau derajat skoliosis bertambah. I dont know. Jadi yayaya, skoliosis nampang gitu aje dong…

#Mrebesmili 

#nangisgulangguling

.

.

.
Denpasar, 13 September 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s