Tak Berkategori

Masih Sama

Rasanya bosan, jenuh, tapi apa daya tidak punya pilihan.

Ritme yang terus begini-begini saja, entah kapan ada penyelesaian.

Problematika yang bagai radio rusak.

Ditambah lagi sorot mata menelisik akan kemana.

Mulut-mulut melebihi pedasnya cabai.

Bagaimanapun gerak-gerik raga, tetap akan dinilainya selalu salah.

Gelap sekali, seakan cahaya matahari dan kerlip bintang itu semu.

Siapa, katakan padaku siapa yang bisa mengakhiri?

Tindas, tindas saja terus!

Mengerikan sekali, wahai pilu.

Air mata ini, bahagia baginya.

Denpasar, sejak lahir sampai detik ini dan entah sampai kapan…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s