DIY - Handmade · Jahit Baju

Re-Draw My Childhood Fashion Design

Masa kecil saya selain menonton acara Fashion Show, membuat baju barbie dari kertas kado, ya menggambar atau mendesain busana.

Beberapa bulan yang lalu, saya beres-beres lemari. Menemukan bertumpuk-tumpuk kertas berisi oretan dan sketsa baju. Beberapa lampiran kertas ada yang lecek, robek, sisanya warna gambaran sudah buram, tidak jelas. Dibuang kok ya sayang, mau disimpan tapi terlanjur rusak.

Saya pilih-pilih beberapa yang masih bagus, lalu foto. Dengan bermodal nekad dan cuma punya ilmu menggambar digital yang gak seberapa alias pas-pasan, jadilah ini… Re-draw!

Dress Modifikasi Prada Bali

Gak tau ya, dari kecil itu saya suka sekali sama kain prada. Eh, maksudnya motif ornament khas bali yang disebut prada. Pernah suatu hari, saya bilang ke Ibu. Minta dibikinin baju tapi pakai kain prada. Respon Ibu waktu itu, tentu tidak boleh. Karena dulu, kain prada disakralkan.

Begitu di tahun 2017, tiba-tiba di pasaran banyak kain (kamen) yang bermotif prada. Bahkan ada kain ndek yang dimotif prada warna emas. Saya suka sekali, tapi sayang, belum kesampaian punya kainnya.

Yang saya punya, kain prada baron yang warna dasarnya hitam, motif pradanya hijau muda. Pas beli kainnya itu, saya senaaang sekali. Apa yang didamba semasa kecil, tercapai akhirnya.

Lolita Ruffle Dress

Saya sering bikin Ibu pusing. Karena betapa saya tergila-gila dengan baju-dress-rok yang modelnya ruffle (Ibu menyebutnya model tangga-tangga, kakak menyebutnya model tumpuk-tumpuk). Setiap kali pergi ke Mall, Pasar Malam, Pasar Kaget, ataupun Butik, kalau sudah mata saya melihat pakaian tipe ruffle gini, itu artinya wajib beli. Ketika saya bisa menjahit, rok ruffle gak pernah ketinggalan. Walau proses bikinnya aduhai njelimet. Tapi yang penting, saya bahagia.

Dream Cather Bali Dress

Saya suka sekali bulu-bulu. Mulai dari bulu boneka, bulu talikur, bulu benang woll (pom-pom), juga bulu hewan (anak ayam warna-warni, burung merak, dll).

Waktu SD, pernah diminta Guru membuat keterampilan bebas. Saya membuat bingkai foto dengan bulu-bulu (ayam) sintetis (buatan pabrik) yang hasilnya dipuji-puji oleh Guru dan teman sekelas. Saya juga pernah saat latihan menari legong di sanggar pakai kipas bulu-bulu.

Saya pernah begitu mengagumi hiasan gantung dari bambu bali yang makin kesini variasinya ada pom-pom dan bulu-bulu pabrikan.

Impian saya, ingin sekali punya setangkai bulu burung merak. Dulu sih yang dijual rata-rata bulu merak asli. Tapi makin kesini, banyak bulu merak sintetis yang harganya murah meriah. Sayangnya, saya belum kesampaian membelinya. Padahal pengen banget, punyaaaa.

Hello Kitty Dress, Black Pink Version

Masa kecil, hampir seluruh koleksi baju saya itu dress. Tapi semejak saya mengidap skoliosis, saya gak bisa lagi mengenakan dress.

Saya bukan penggemar Hello Kitty. Tapi setiap ingin membeli sesuatu (pernak-pernik) selalu saja ketemu barang lucu pasti dapetnya si kucing berpita ini. Padahal favorit saya itu Marie Cat Pretty.

Ini dress kebetulan aja motifnya hello kitty. Warnanya yang didominasi hitam dan merah muda, kontan dijuluki hello kitty black pink sama AyWin (adik) dan Aulia Saad (teman FB), mereka sama-sama suka Hello Kitty dan BlackPink.

Flowery Dress

Kata Ibu, kalau gak aneh dan unique, bukan Ita namanya. Mungkin itu kalimat yang tepat untuk menggambarkan desain dress satu ini.

Strawberry Dress

Dulu, saya pernah melihat drama mini tentang buah-buahan dan sayur-mayur. Mereka mengenakan kostum buah dan sayur. Kalau gak salah, dalam agenda memperkenalkan 4 sehat 5 sempurna dan mengajarkan anak-anak untuk suka makan buah dan sayur. Waktu itu saya bilang ke Ibu, kok kostumnya jelek ya, malah kayak badut kebanyakan makan. Gitu juga saat saya pergi ke sebuah pameran, yang di penghujung jalan ada badut Teletubies-nya gitu. Saya langsung komentar, kok ya badut teletabisnya serem, gak imut kayak di tv?

Sampai rumah, saya langsung orat-oret di kertas. Saya gambar desain baju tema buah-buahan, tanpa harus jadi mirip badut gitu juga. Mungkin kampanye makan seimbang jadi lebih menarik dan gak bikin anak-anak yang phobia badut jadi takut.

Cute Sugar Dress

Dari lahir, separuh nyawa saya ada pada obat-obatan. Nah, saking banyaknya obat yang saya konsumsi sejak bayi, membuat gigi saya keropos. Terlebih saya suka donat yang ada meisesnya, donat yang ada lelehan cream-nya, kue tart, es krim, manisan dan kembang gula. Ini desain baju yang bikin baper, eh laper.

Mega Mendung Batik Dress

Masih tentang masa kecil. Saat saya diajak pergi ke Pura oleh Ibu dan Bapak. Saat bersiap diri pakai kamen dan kebaya, saya nyeletuk, “Bu, besok beliin Ita kain batik Sogan yang Solo punya itu ya, Bu?”

Lalu Ibu bertanya, untuk apa. Saya jawab kalau saya ingin membuat baju dari kain batik. Sontak Ibu mengeryitkan kedua alisnya.

“Kain Batik itu untuk kamen, Sayang, bukan baju.” Begitu jawaban Ibu. Dimata Ibu, keinginan saya itu aneh.

Nah beberapa tahun kemudian, Batik diakui Malaysia. Indonesia lalu mematenkan Batik, yang adalah warisan budaya. Kalian tahu gak apa yang saya rasakan?

Jujur, saya senang sekali moment itu. Karena kejadian itu membuat Batik digalakkan. Bukan lagi sebatas kamen (untuk bali) atau kain jarik (orang jawa biasanya menyebut begitu), tapi naik tingkat dan memiliki nilai estetika.

Hingga suatu hari dengan perasaan gembira, saya membeli kain Mega Mendung berwarna cokelat untuk dijadikan setelan.

Bedewei, sampai tulisan ini dibuat, belum kesampaian nih punya setelan batik motif sogan yang biasanya saya jumpai ada (garis tegas, ber-) tinta emasnya.

Jumpsuit Prada Bali Ndek Jumputan

Makin kesini, meski motif bunga prada bali berputar itu-itu saja, tetap saja saya suka semuanya. Dan kepincut sama kain prada bali jumputan yang kain dasarnya motif ndek. Indah sekali… Kapan ya, punya kainnya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s