#ItaCerita

[SemogaBisa] Berproseslah dengan Cantik

Hmp, sudah seperempat abad. Rasanya campur aduk, lebih ke... terharu banget. Banyak sekali kejutan yang terjadi belakangan ini. Ya menyenangkan, ya juga sesuatu yang gak disangka akan begini akhirnya. Ada sedikit sesal, tapi ya sudahlah, semua sudah berlalu. Tadinya mikir, ih teka-teki banget, kenapa sulit dipecahkan. Banyak why, oh why and why? Lalu dari ketemu… Continue reading [SemogaBisa] Berproseslah dengan Cantik

Advertisements
#ItaCerita

Keputusan

Boleh aku bilang, aku menyesal? Entah, keputusan macam apa yang kuambil dulu. Tidak menyangka, akan seberat ini. Sesuatu itu ditutup. Cahaya mataku redup. Diselimuti rasa takut. Takut yang tidak kutahu, apa. Gelap, seperti kabut hitam. Aku bahkan tidak punya sepeserpun untuk mengembalikannya. Cahaya, terangi diriku. Aku ingin kembali. Menjadi siapa aku sesungguhnya. Seperti apa yang… Continue reading Keputusan

#ItaCerita

Kenangan dan Kursi Roda

"Tidak, Bu. Sakit!" Saya mengerang, menyeimbangkan rasa sakit dengan cara berteriak. Mengatur napas yang terengah-engah. Posisi badan telungkup, dada bergesekan dengan meja bedah yang hanya dilapisi selembar kain hijau tua. Meja yang bahkan tidak seempuk ranjang tidur. Dingin, seperti suhu udara dari pendingin ruang. --------- Pagi itu, masih sangat mengantuk, saya memaksakan diri untuk bangun,… Continue reading Kenangan dan Kursi Roda

#ItaCerita

Hanya… Ya, “Hanya!”

"Mika, kata Dokter, umurku gak akan panjang." Mika yang sedang asyik mengunyah makanan spontan mengambil air mineral lalu meneguknya perlahan. "Memangnya dia siapa, Tha?" Mika menaikkan sebelah alisnya. "Dokter." Aku menjawab sekenanya. Mika tertawa. "Apa ada yang lucu, Mika? Aku serius!" Ujarku tak terima. "Tidakkah kau ketahui, Tha?" Aku menggeleng. "Hanya seorang Dokter. Hanya! Ya,… Continue reading Hanya… Ya, “Hanya!”